Blog

4 Panduan Merawat Mobiler Kelas

Mobiler kelas secara detail dapat ditemukan oleh siswa dalam daftar inventaris barang yang ditempel pada dinding kelas. Ada lemari, meja kursi guru & siswa, papan tulis dan lain-lain.

Mobiler kelas yang dipakai siswa secara langsung adalah meja belajar dan kursi tempat duduk. Umumnya meja dan kursi siswa terbuat dari kayu. Sering meja kursi ini mengalami kerusakan sehingga tidak layak pakai. Penggantian dilakukan apabila sudah patut diperbaiki melalui mata anggaran di sekolah seperti dana BOS dan sumbangan orangtua murid melalui komite sekolah.

Penyebab kerusakan meja dan kursi sering disebabkan kurangnya perhatian siswa untuk merawatnya. Ada pula siswa yang merasa tak perlu merawat karena apabila mobiler ini rusak akan diganti melalui dana dari pemerintah.

Berikut 4 panduan penting agar mobiler kelas terawat dengan baik dan bertahan lama:

1. Menumbuhkan Kesadaran pada Siswa

Kenyataannya kadang-kadang penumbuhan kesadaran semata belumlah efektif tanpa penjelasan apa manfaatnya merawat meja dan kursi, bagaimana resikonya jika mobiler sering mengalami kerusakan dan penggantian.

2. Melakukan Pengawasan oleh Guru

Pengawasan dapat dilakukan ketika pembelajaran berlangsung. Jika ada tindakan siswa yang mengancam keselamatan meja dan kursi, seperti menarik atau mendorong dengan kasar, membanting kursi, dan sebagainya. Maka guru dapat memberi teguran maupun nasihat.

Bagaimana ketika sedang jam istirahat? Saat itu tidak ada guru yang berada di dalam kelas. Sebagian siswa akan berada di dalam kelas. Bukan berarti wali kelas harus di kelas pada waktu jam istirahat, tapi wali kelas dapat mendelegasikan tugasnya pada ketua kelas atau pengurus kelas lainnya.

3. Memberi Label pada Meja dan Kursi

Memberi label meja dan kursi dengan nama siswa yang menggunakannya termasuk cara ampuh untuk merawat mobiler kelas. Dengan label tersebut, setiap siswa merasa bertanggungjawab atas keselamatan meja dan kursinya masing-masing.

4. Menaikkan Kursi ke Atas Meja

Ketika jam belajar di sekolah berakhir, siswa harus menaikkan kursi ke atas meja masing-masing. Ketika petugas piket kelas bertugas keesokkan harinya, meja dan kursi tak perlu ditarik atau didorong saat menyapu ruangan kelas.

Demikianlah 4 panduan merawat mobiler kelas, terutama meja dan kursi siswa. Mudah-mudahan dengan menerapkan panduan tersebut mobiler kelas tetap layak pakai dan bertahan lama.

7 Tips Memilih Meja Belajar

Pemilihan meja belajar tentunya harus disesuaikan dengan keperluan kita. Untuk Anda yang sedang mencari meja belajar baru, kami akan bantu menjelaskan poin penting apa saja yang harus dipertimbangkan.

Ada banyak produk meja belajar yang dapat ditemui di pasaran. Apa yang menjadi poin penting dalam memilih meja belajar?

1. Periksa ukuran meja belajar

Meja belajar yang luas akan membuat anak-anak lebih nyaman. Ukuran yang ideal untuk anak-anak adalah lebar 100 cm dan kedalaman 60 cm. Hal itu akan membantu, bahkan saat anak Anda belajar dengan 2-3 buku sekaligus. Namun, Anda juga bisa menemukan meja yang lebih ringkas untuk menghemat ruangan.

Meja belajar dengan rak di atas meja akan lebih memakan tempat dan membuat tidak banyak buku yang dapat Anda letakkan. Oleh sebab itu, pertimbangkan poin ini agar ruang yang tersisa untuk belajar tidak terlalu sempit.

2. Pilih meja belajar yang sesuai dengan tinggi badan

Tinggi meja belajar yang ideal adalah saat posisi lutut dan siku tangan yang Anda letakkan di atas meja membentuk sudut 90°. Jadi, saat anak semakin tumbuh, meja belajar tersebut tetap dapat digunakan. Namun, jika ketinggiannya tidak bisa diatur, maka dapat diatur sendiri ketinggian kursinya.

desk-study

3. Pilih meja belajar yang dilengkapi laci

Dengan adanya laci pada meja belajar, dapat digunakan untuk menyimpan buku atau peralatan belajar lain. Semakin banyak laci yang tersedia, semakin mudah pula Anda mengatur anak-anak untuk terbiasa merapikan barang-barangnya.

Periksa juga kedalaman laci. Umumnya, laci yang tergolong besar memiliki panjang seukuran kertas A4. Jadi, Anda dapat lebih mudah menemukan barang yang dicari dan lebih mudah saat membersihkan laci meja belajar.

4. Desain yang sederhana

Bagi Anda yang ingin meletakkan meja belajar di ruang tamu, kami sarankan untuk memilih produk dengan desain yang sederhana. Meja belajar dengan desain yang simpel akan lebih nyaman digunakan karena dapat digunakan oleh semua usia.

Jika Anda membelikan meja belajar untuk anak saat memasuki sekolah dasar, meja dengan desain sederhana mungkin akan terlihat terlalu dewasa untuk usianya. Namun, Anda dapat melengkapinya dengan alas meja atau bantal dengan karakter yang disukainya. Jadi, meja belajar tersebut dapat terlihat lebih colorful.

5. Pilih meja belajar lengkap dengan rak dan kursi

Bagi Anda yang suka mendesain ruangan dengan tema-tema tertentu, Ana bisa memilih meja belajar yang dijual dalam bentuk set atau paket. Rak dan kursi yang terpisah membuat Anda dapat menata posisinya sesuai keinginan. Tapi meja belajar yang dijual sepaket dengan rak dan kursi seperti ini masih jarang ditemukan di toko online Indonesia.

6. Perhatikan pemilihan material

Ada dua material yang biasa digunakan sebagai bahan pembuatan meja belajar seperti solid wood atau veneer. Berikut ulasannya.

Solid wood

Solid wood memiliki tekstur kayu alami yang membuatnya menarik. Meja belajar dengan bahan kayu terlihat hangat dan dapat digunakan untuk segala usia baik pria maupun wanita. Beberapa meja belajar menggunakan gabungan bahan kayu dan material lain untuk menghasilkan meja belajar yang lebih kuat. Jika ingin lebih awet digunakan, bisa memilih bahan ini.

Veneer

Jika Anda mencari produk yang tahan lapuk, produk yang dilapisi dengan material veneer dapat menjadi pilihan. Material ini digunakan sebagai bahan pembuat meja belajar. Bobotnya lebih ringan dibandingkan kayu solid dan dinilai lebih tahan lama.

7. Periksa sebelum membeli! Apakah itu produk jadi atau rakitan?

Sebelum membeli meja belajar, pastikan dulu apa produk tersebut sudah jadi atau berupa jenis rakitan. Biasanya, produk rakitan dijual dengan harga yang lebih murah karena memiliki bentuk yang cukup rumit sehingga sulit dikerjakan. Jika Anda tidak percaya diri untuk merakit sendiri, sebaiknya memilih produk jadi. Anda mungkin akan menanggung ongkos kirim yang lebih besar.